Sawojajar News– Pemerintah Desa Sawojajar berhasil menyelenggarakan program pendidikan Dewasa Tidak Sekolah (DTS) bagi warga dewasa yang tidak sempat mengenyam bangku sekolah. Program ini menjadi langkah nyata dalam upaya meningkatkan literasi dasar dan pemberdayaan masyarakat.
Program yang diluncurkan sejak tahun 2021 ini menyasar warga usia 15 tahun ke atas yang tidak memiliki ijazah pendidikan dasar atau menengah. Melalui pendekatan berbasis komunitas, kelas-kelas belajar diselenggarakan di balai desa dan posyandu dengan jadwal fleksibel yang menyesuaikan waktu kerja para peserta.
"Program ini berdasarkan Perbup Kab. Brebes No. 30 Tahun 2021, kami dukung program baik ini atas keprihatinan kami terhadap masih banyaknya warga dewasa yang belum bisa melanjutkan pendidikan formal. Kami ingin semua warga Desa Sawojajar memiliki kesempatan yang sama untuk belajar," ujar Kepala Desa Sawojajar.
Salah satu peserta, Ulul Azmi, berterimakasih atas adanya program DTS. "Saya peribadi mengucapkan Banyak terimakasih kepada Kepala Desa dan perangkatnya, yg sudah membantu saya dalam program DTS kejar paket C, Alhamdulillah saya sudah lulus, sekali lagi terimakasih banyak," Ungkapnya dengan bangga.
Selain menggunakan tenaga pendidik lokal dan relawan, program ini juga didukung oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes melalui PKBM Kartika Sari Desa Kupu yang memberikan pelatihan metode pembelajaran kontekstual dan bantuan modul belajar.
Dengan pendekatan berbasis komunitas dan metode belajar yang fleksibel, program ini dirancang agar para peserta tetap dapat belajar tanpa mengganggu aktivitas kerja sehari-hari.
Pemerintah Desa Sawojajar juga berencana mengembangkan program lanjutan berupa pelatihan keterampilan kerja dan sertifikasi kejar paket, agar para peserta memiliki peluang yang lebih baik di dunia kerja maupun usaha mandiri.
Program ini menjadi contoh nyata bahwa komitmen terhadap pendidikan tidak hanya bisa dijalankan oleh pemerintah pusat, tetapi juga bisa lahir dan tumbuh dari inisiatif desa. Sawojajar kini dikenal sebagai salah satu desa yang aktif dalam pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan. (*)
