Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Mahasiswa KKN-T UNDIP Sosialisasikan Tes IVA dan Pap Smear Sebagai Langkah Nyata Cegah Kanker Serviks

Friday, 14 February 2025 | 04:48:00 WIB | 0 Views Last Updated 2025-02-14T12:48:28Z


Sawojajar News-
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro (UNDIP), Dwi Aprilia, berhasil menyukseskan program sosialisasi deteksi dini kanker serviks melalui tes IVA dan Pap Smear kepada ibu-ibu PKK RW 10 Desa Sawojajar, Senin (27/01/2025) siang. 


Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan KKN-T UNDIP yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan kanker serviks melalui deteksi dini.


Dalam kegiatan ini, Dwi Aprilia memberikan pemaparan mengenai kanker serviks, mulai dari pengertian kanker serviks, faktor risiko dan gejala awal kanker serviks, hingga pentingnya deteksi dini kanker serviks melalui tes IVA dan Pap smear.


"Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang sering menyerang wanita. Namun, penyakit ini dapat dicegah dan disembuhkan jika terdeteksi sejak dini," ujar Dwi saat memberikan materi.


Setelah pemaparan materi, sesi tanya jawab pun berlangsung meriah. Para ibu-ibu antusias bertanya mengenai berbagai hal terkait kanker serviks, seperti cara melakukan pemeriksaan IVA dan Pap Smear, serta tempat-tempat yang menyediakan layanan pemeriksaan tersebut seperti di Puskesmas dan RS. 


Selain itu, ibu-ibu PKK juga antusias menanyakan terkait faktor risiko terjadi kanker serviks, yakni penggunaan kontrasepsi oral.


Penggunaan kontrasepsi oral dalam jangka waktu lebih dari 5 tahun berisiko meningkatkan perkembangan kanker serviks. 


Kontrasepsi oral yang berisi hormon estrogen dapat meningkatkan pertumbuhan neoplastik, wanita dengan kadar estrogen yang lebih tinggi secara signifikan memungkinan terjadinya pengikatan traskripsi pada DNA HPV yang memicu terjadinya proses pembentukan sel kanker.


“Antusiasme ibu-ibu PKK dalam sesi tanya jawab ini menunjukkan tingginya kesadaran mereka terhadap kesehatan. Hal ini merupakan indikator positif akan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan penyakit kanker serviks." ujar Dwi.


Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu, tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks. Dengan demikian, diharapkan dapat menurunkan angka kejadian dan kematian akibat kanker serviks di Desa Sawojajar. (*) 

×
Berita Terbaru Update