Sawojajar News– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan program Sistem Peringatan Dini Menstruasi atau Periodic Awareness and Detection (PAD Kit) untuk siswi kelas 5 dan 6 di SDN Sawojajar 02 pada Rabu (22/01/2025) pagi.
Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan persiapan dini kepada para siswi dalam menghadapi masa pubertas, khususnya menstruasi.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Anisa Kusuma Wulandari, diawali dengan edukasi seputar menstruasi. Materi yang disampaikan meliputi pengertian menstruasi, tanda-tanda awal akan menstruasi, cara menjaga kebersihan area vital, serta cara mengganti pembalut yang benar dan waktu yang tepat untuk mengganti pembalut. Para peserta terlihat sangat antusias dan mendengarkan penjelasan dengan seksama.
Selain memberikan materi, Anisa juga mengajak peserta untuk mengikuti kuis interaktif bertema mitos dan fakta tentang menstruasi. Kuis ini tidak hanya membuat suasana lebih hidup, tetapi juga menjadi media yang efektif untuk mengoreksi pemahaman salah kaprah seputar menstruasi.
Siswi-siswi pun bersemangat menjawab setiap pertanyaan yang diajukan. Setelah kuis, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.
Banyak peserta yang antusias bertanya, menandakan tingginya rasa ingin tahu mereka mengenai topik menstruasi dan pubertas. Sesi diskusi berlangsung cukup lama karena hampir semua peserta ingin mendapatkan jawaban atas pertanyaan mereka.
Sebagai bentuk apresiasi, Anisa memberikan PAD Kit kepada siswi-siswi yang aktif menjawab pertanyaan dan berpartisipasi dalam sesi diskusi. PAD Kit tersebut berisi perlengkapan yang dapat membantu mereka menghadapi menstruasi pertama dengan lebih siap dan nyaman.
Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi siswi kelas 5 dan 6 di SDN Sawojajar 02. Dengan adanya edukasi ini, mereka tidak hanya lebih siap menghadapi menstruasi, tetapi juga lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan organ reproduksi mereka.
"Semoga setelah acara ini, anak-anak menjadi lebih siap jika mengalami menstruasi dan tahu bagaimana cara menjaga kebersihan serta kesehatan dirinya," pungkasnya. (*)

