Sawojajar News– Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh remaja masa kini.
Kondisi ini memengaruhi 6-10% aspek kehidupan wanita, termasuk kesehatan reproduksi, metabolisme, kardiovaskular, hingga psikologis. Penyebab PCOS sendiri belum diketahui secara pasti.
Namun, salah satu faktor risiko utama yang dapat memicu PCOS adalah pola makan yang buruk, termasuk konsumsi makanan junk food yang berlebihan.
Guna meningkatkan kesadaran remaja mengenai pola makan sehat dan risiko PCOS mahasiswa KKN Tematik Universitas Diponegoro, Diana Ratnasari, program studi gizi, Fakultas Kedokteran, melakukan kegiatan edukasi terkait pentingnya pola makan sehat dan dampak jangka panjang konsumsi junk food terhadap risiko PCOS.
Kegiatan tersebut diselenggarakan bersamaan dengan kegiatan Posyandu Remaja yang berlangsung di MTs Ma’arif NU 07 Sawojajar pada Jumat (17/01/2025) siang, dengan jumlah peserta sebanyak 73 peserta.
Dalam edukasi tersebut, Diana menggunakan pendekatan ceramah interaktif dengan medi poster yang menarik dan dilengkapi dengan sesi diskusi serta tanya jawab agar peserta lebih memahami informasi yang diberikan.
Selain itu, juga terdapat kuis interaktif untuk menguji pemahaman peserta sekaligus membuat suasana menjadi lebih menyenangkan sehingga para peserta antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan edukasi hingga akhir.
Diharapkan melalui edukasi ini, para remaja, khususnya siswi MTs Ma’arif NU 07 Sawojajar, semakin memahami pentingnya pola makan sehat dalam menjaga kesehatan reproduksi mereka.
Dengan pemahaman yang lebih baik, remaja putri diharapkan dapat lebih bijak dalam memilih makanan dan menjaga kesehatan tubuh mereka di masa depan. (*)

