Sawojajar News- Mahasiswa KKN-T UNDIP mengadakan sosialisasi tentang Vaksinasi HPV pada ibu-ibu PKK RW 09 di Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes pada Kamis (16/01/2025) siang.
Sosialisasi ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Diponegoro, yaitu Dinda Putri Handayani (Kesehatan Masyarakat) yang di dalamnya membongkar mitos dan mengungkapkan fakta seputar vaksinasi HPV.
Human Papillomavirus (HPV) merupakan virus yang dapat menyebabkan kutil kelamin dan kanker di organ kelamin, seperti kanker serviks, vulva, vagina, penis, dan anus.
Virus ini dapat menular melalui kontak langsung dengan kulit penderita, terutama ketika berhubungan seksual. Vaksin HPV merupakan program imunisasi untuk melindungi jutaan perempuan dari risiko terinfeksi HPV, penyebab utama kanker leher rahim atau serviks.
Vaksin ini mulai tahun 2023 dapat diterima secara gratis oleh anak perempuan kelas 5 dan 6 SD di seluruh Indonesia pada Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).
Meskipun begitu, pelaksanaan program pemerintah ini masih mengalami tantangan, salah satunya adalah informasi yang salah.
Masih banyak orang tua yang tidak mengizinkan anak perempuannya untuk vaksin karena menganggap anak-anak terlalu muda untuk mendapatkan vaksin HPV, khawatir akan dampaknya pada kesuburan dan potensi efek samping lainnya, hingga pertimbangan agama atau budaya.
Untuk mengatasi tantangan ini, KKN-T UNDIP berkolaborasi dengan Pokja IV memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi HPV agar tidak termakan berita hoaks yang beredar.
Sosialisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran ibu-ibu PKK tentang pentingnya vaksin HPV, tetapi juga mendorong mereka untuk aktif mempromosikan program vaksinasi ini kepada keluarga dan masyarakat luas di Desa Sawojajar. (*)

