1.
PETANI JUGA REKASA
Karya : Kang Thohir
Menjadi petani juga rekasa
Apapun putar otak dan tenaga
Hidup di bawah terik matahari
Harus kuat 'tuk menjalani
Itulah yang aku alami
Menjadi seorang petani
Tak kenal duri
Hanya asa dan cinta yang menemani
Di balik pahitnya kehidupan ini
Brebes, 08 Oktober 2024
2.
PETANI ADALAH SOAL HATI
Karya : Kang Thohir
Ada banyak cerita tentang petani
Bahwa menjadi petani adalah soal hati
Tak ada kata malu soal profesi
Ada hakikat akan menghampiri
Pada alunan irama melodi
Indah di akhir hasilnya
Menatap semua jerih payahnya
Akan berbuah melimpah
Hidup menjadi berkah
Semakin giat 'tuk melangkah
Alhamdulillah
Brebes, 08 Oktober 2024
3.
PETANI HIDUP MANDIRI
Karya : Kang Thohir
Petani hidup mandiri
Bahwa pahit itu akan menghampiri
Tak usah kau fikiri
Realita kehidupan ini
Akan berat bila dibayang-bayangi
Mari sudahi dengan cinta sepenuh hati
Dengan rasa tulus dan murni
Akan ada masa yang menyinari
Cerah di bawah lentera hati
Menjadikan jiwa seorang pahlawan
Yaitu pahlawan sandang pangan
Teguh, kuat, pantang mundur, maju jalan, siap hadapi tantangan
Itulah kstaria seorang petani sejati
Punya nyali dan tahan uji
Brebes, 08 Oktober 2024
4.
KULI PETANI
Karya : Kang Thohir
Menara bawang merah di pinggir jalan
Menapaki asa di antara gelisah dan resah
Bagaimana aku melangkah?
Hanya bisa menjadi kuli petani
Menerima bayaran lalu pergi
Setelah berkerja setengah hari
Namun setelah itu kadang tak ada lagi
Bagaimana aku mau mandiri
Jika aku terus-menerus kaya begini
Brebes, 07 Oktober 2024
5.
BELUM MANDIRI DI PETANI
Karya : Kang Thohir
Aku memang terlahir dari keluarga petani
Dan bangga seperti ini
Namun kadang aku ingin bercita-cita tinggi
Yang pada akhirnya aku masih begini
Tak bisa berkerja sendiri alias mandiri
Hingga aku masih nebeng hidup di orang tua
Aku pun malu pada mereka-mereka
Yang sudah mapan dan sukses
Sedangkan aku masih diomongin orang-orang
Kaya orang pengangguran tak punya uang
Aku pun ingin berproses
Seperti mereka-mereka
Brebes, 07 Oktober 2024
Bionarasi Penulis :
Muhammad Thohir/Tahir (Mas Tair) yang dikenal dengan nama pena Kang Thohir, kelahiran Brebes, Jawa Tengah. Dari dusun/desa Kupu, kecamatan Wanasari. Dari anak seorang petani dan tinggal dari kehidupan sehari-hari bertani, berkebun, menanam bawang merah, padi, kacang, pare, cabai dan sayur-sayuran di ladang sawahnya.
Kini, aku sedang menggeluti dunia tulis menulis atau literasi, khususnya sastra Indonesia. Suka menulis sejak duduk di bangku kelas empat SD dan sampai masuk ke Pondok Pesantren. Aku masih tetap aktif menulis dan semakin semangat 'tuk menulis baik puisi maupun cerpen dan lain sebagainya yang aku tulis. Selain menulis aku juga suka membaca buku agar bisa bermanfaat untuk menambah wawasan (pengetahuan).
